Teknologi

Berpotensi Buruk, Postingan Obat Diet Instant di Instagram Bakal Dihapus

postingan obat diet di instagram

Tidak sedikit kita menemukan konten-konten obat diet dan kecantikan di Instagram. Mulai dari konten berbentuk posting obat diet di Instagram, hingga komentar-komentar di post-post para public figure yang ada di Indonesia. Bahkan terkadang, komentar public figure kerap dipenuhi komentar berkonten iklan kecantikan, diet instant, dan sebagainya

Beberapa orang mungkin biasa saja menanggapinya, namun tidak sedikit yang cukup risih terutama pada komentar iklan di konten-konten yang tidak berbahagia seperti konten sakit, kematian, dan sejenisnya. Konten-konten iklan kecantikan dan obat diet instant inilah yang kemudian ternyata cukup menyita perhatian dari manajemen media sosial yang sedang tenar ini

Dikutip sangsitus.com dari Kompas, Menurut Emma Collins, Public Policy Manager Instagram, mengungkapkan jika instagram akan membuat kebijakan khusus terkait postingan obat diet di Instagram. Keputusan ini diambil melihat keluhan, tekanan, dan desakan dari pengguna instagram pada umumnya

“Kebijakan ini merupakan bagian dari pekerjaan kami untuk mengurangi tekanan yang terkadang dirasakan pengguna media sosial secara berkelanjutan.” ujar Emma Collins

Rencana kebijakan yang akan diambil adalah Instagram akan menyembunyikan konten terkait kecantikan yang kurang realistis dan postingan obat diet di Instagram dari pengguna yang berusia 18 tahun ke bawah. Sementara iklan penurun badan yang menjanjikan instant yang kurang realistis akan dihapus oleh instagram secara keseluruhan

Emma Collins juga menyampaikan jika kebijakan ini diambil atas analisa-analisa para pegiat media sosial juga yang menyerukan konten yang lebih positif. Salah satunya dari Direktur Medis National Health Service England, Stephen Powis yang menyerukan agar instagram memblokir media sosial public figure yang mempromosikan iklan obat kecantikan dan penurun badan yang tidak realistis

Dengan kebijakan ini, tentunya kita berharap agar orang lebih sadar terkait pemasangan iklan yang tidak sesuai karena cukup mengganggu pengguna media sosial lainnya. Boleh jadi iklan kita dibaca orang, namun jika orang sudah merasa tidak nyaman, bagaimana mungkin orang berkenan untuk bertransaksi dengan kita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *